|
120310060073 Alhafizh 120310060074 R. Aris Ferdinanto 120310060075 Nadya Nestiana 120310060076 M. Riza
Pakhlevi 120310060077 Andi Kumalasari
Ingin tahu info terkini?
Kepemilikan SUN Harus Dilepas Perbankan Selasa,
9 Januari 2007 00:00 WIB - warta ekonomi.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menyatakan kepemilikan surat utang
negara (SUN) harus di-relinqulish (lepas) perbankan. Dengan begitu mereka dapat melakukan landing (pengucuran) kredit guna
mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Data Direktorat Jenderal Pengelolaan SUN menyebutkan perbankan menguasai
sebesar 65,39% dari total SUN yang diterbitkan pemerintah sampai November 2006. Dari angka itu setara dengan Rp273,81 triliun.
Pada
kesempatan terpisah Direktorat Statistik Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Halim Alamsyah mengemukakan sebagian besar
dana akan disimpan perbankan dalam SUN dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Sebab, hal itu dilakukan untuk menambah profit
(keuntungan) dan penambahan modal sebesar Rp100 miliar sesuai Arsitektur Perbankan Indonesia (API) 2010
Penyimpanan
dana dalam SUN dan SBI akan dilakukan perbankan jika pencarian dana dari akuisisi luar negeri bagi penambahan modal gagal.
Namun langkah tersebut akan menahan pertumbuhan kredit oleh perbankan.
Target pertumbuhan kredit sebesar 18% oleh BI
pada 2007, ucap Dr. Eugenia Mardanugraha, pengamat ekonomi UI, sulit dicapai perbankan. Pasalnya, mereka akan berkonsentrasi
dalam pemenuhan API 2010. Perbankan diperkirakan hanya mencapai pertumbuhan kredit sebesar 10%.
|